7 Panglima Perang Terhebat Dalam Sejarah

7 Panglima Perang Terhebat Dalam Sejarah
  • Napoleon Bonaparte
Napoleon Bonaparte

Sebelum mengangkat dirinya sendiri sebagai kaisar Prancis, Napoleon sudah lebih dulu dikenal dunia barat sebagai seorang pemimpin militer yang andal. Namanya ditakuti di banyak negara.

Negarawan kelahiran Corsica, 15 Agustus 1769 ini menanjak karirnya selama Revolusi Prancis. Berkat penyerangan-penyerangan yang dia pimpin selama Perang Revolusioner Prancis dan Perang Napoleon, Prancis sukses mendominasi Eropa selama satu dekade dan menghabisi musuh-musuh dalam selimut yang bisa membahayakan koalisi.

  • Genghis Khan
Genghis Khan

Genghis Khan adalah pendiri Kekaisaran Mongol dan Khan Agung pertama. Bagi sebagian besar warga Mongolia dialah pendiri negara tersebut. Pria yang lahir dengan nama Temujin ini berkuasa setelah menyatukan suku-suku nomaden di timur laut Asia lewat serangkaian pertempuran.

Setelah diangkat menjadi Genghis Khan dia menjalankan serangkaian invasi dan menaklukkan sebagian besar Eurasia. Di akhir hayatnya Kekaisaran Mongol telah menduduki titik penting di Asia Tengah dan China pula.

  • Alexander Agung
Alexander Agung

Alexander III dari Macedonia atau lebih dikenal dengan nama Alexander Agung merupakan seorang raja dan panglima militer yang mendapat julukan ‘agung’ karena kepiawaiannya sebagai seorang pemimpin perang. Alexander tak pernah kalah dalam pertempuran, bahkan ketika jumlah pasukan yang dimilikinya kalah jumlah. Semua itu karena taktik cerdas, strategi berani, dan didukung kesetiaan para prajurit.

Alexander meninggal di usia muda, yaitu 32 tahun. Dia menghabiskan sebagian besar tahun-tahun kekuasaannya dalam kampanye militer melalui Asia dan Afrika timur laut, untuk menciptakan salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah. Daerah kekuasaannya meliputi Yunani, India, Eropa, Persia, dan Mesir.

  • Tariq Bin Ziyad
Tariq Bin Ziyad

Tariq dikenal sebagai penakluk Spanyol dan diakui sebagai salah satu panglima militer Muslim terbesar sepanjang masa. Walaupun begitu tak banyak informasi mengenai asal-usul dan kebangsaannya yang bisa digali. Ada yang menyebut dirinya sebagai orang Persia, anggota klan Sadif, Berber dari Aljazair atau bahkan budak dari seorang emir Afrika Utara.

  • Ieyasu Tokugawa
Ieyasu Tokugawa

Ieyasu Tokugawa adalah shogun pertama dari Keshogunan Tokugawa Jepang, yang secara efektif memerintah Jepang sejak Pertempuran Sekigahara pada tahun 1600 hingga datangnya Restorasi Meiji di tahun 1868.

Ieyasu merebut kekuasaan pada tahun 1600, ditunjuk sebagai shogun pada tahun 1603, dan turun tahta dari jabatannya pada tahun 1605, tetapi tetap berkuasa sampai kematiannya pada tahun 1616.

  • Laksamana Yi Sun-sin
Yi Sun Sin

Laksamana Yi Sun-sin adalah pemimpin angkatan laut Korea dalam Perang Imjin dan berhasil meraih kemenangan dalam 23 pertempuran dengan taktik dan strategi militer. Dianggap luar biasa sebab pasukan Yi selalu kalah jumlah dalam setiap pertempuran.

Kemenangan Yi yang paling gemilang adalah Pertempuran Myeongnyang, di mana dia mengalahkan 333 kapal Jepang hanya dengan 13 kapal. Hasil akhirnya adalah 123 kapal cacat dan atau hancur, dan 18.000 tentara Jepang tewas, sementara armada Yi kehilangan kapal dan hanya kehilangan paling banyak 36 tentara.

  • Gajah Mada
Gajah Mada

Mahapatih Gajah Mada dikenal sebagai seorang jenderal dan panglima perang andal dari nusantara. Dia melaksanakan politik penyatuan nusantara selama bertugas sebagai patih Majapahit. Berkat kegigihannya, negara-negara di luar wilayah Majapahit berhasil ditaklukkan, antara lain Gurun (Lombok), Seram, Tanjung Pura (Kalimantan), Haru (Sumatera Utara), Pahang (Malaya), Dompo, Bali, Sunda, Palembang (Sriwijaya), dan Tumasik (Singapura). Menurut Nagarakretagama, nama-nama negara yang disebutkan bahkan jauh lebih banyak lagi.